Kamis, 24 September 2009

Love doesn't need reason

Lady : Why do you like me..? Why do you love me?

Man : I can't tell the reason.. but I really like you..

Lady : You can't even tell me the reason... how can you say you like me? How can you say you love me?

Man : I really don't know the reason, but I can prove that I love you.

Lady : Proof? No! I want you to tell me the reason. My friend's boyfriend can tell her why he loves her but not you!

Man : Ok..ok!!! Erm... because you are beautiful, because your voice is sweet,
because you are caring, because you are loving, because you are thoughtful, because of your smile, because of your every movements.

The lady felt very satisfied with the man's answer.

Unfortunately, a few days later, the Lady met with an accident and became comma. The Guy then placed a letter by her side, and here is the content:

Darling,
Because of your sweet voice that I love you...
Now can you talk? No! Therefore I cannot love you.

Because of your care and concern that I like you..
Now that you cannot show them, therefore I cannot love you.

Because of your smile, because of your every movements that I love you..
Now can you smile? Now can you move? No, therefore I cannot love you...

If love needs a reason, like now, there is no reason for me to love you anymore.
Do love need a reason? NO! Therefore, I still love you...
And love doesn't need a reason

" Sometimes the best and the most beautiful things in the world cannot be seen,
cannot be touched, but can be felt in the heart "
Love doesn’t need a reason... its something u can feel burning inside ur heart and waiting to be explode of love...

Please... never ever ask someone why do they love u.... love is nature and without love the world is nothing but a piece of crap... So Everyone love the world and also love ur loved ones... =D ... Pass. It On And Make Sure Everyone Knows About It...

Four wives

There was a rich merchant who had 4 wives. He loved the 4th wife the most. He adorned her with rich robes and treated her to delicacies. He took great care of her & gave her nothing but the best.
He also loved the 3rd wife very much. He's very proud of her and always wanted to show her off to his friends. However, the merchant is always in great fear that she might run away with some other men!! He too, loved his 2nd wife. She is a very considerate person, always patient and in fact is the merchant's confidante. Whenever the merchant faced some problems, he always turned to his 2nd wife and she would always help him out and tide him through difficult times.
Now, the merchant's 1st wife is a very loyal partner and has made great contributions in maintaining his wealth and business as well as taking care of the household. However, the merchant did not love the first wife and although she loved him deeply, he hardly took notice of her.
One day, the merchant fell ill. Before long, he knew that he was going to die soon. He thought of his luxurious life and told himself, "Now I have 4 wives with me. But when I die, I'll be alone. How lonely I'll be!"
Thus, he asked the 4th wife, "I loved you most, endowed you with the finest clothing and showered great care over you. Now that I'm dying, will you follow me and keep my company? "No way!" replied the 4th wife and she walked away without another word. The answer cut like a sharp knife right into the merchant's heart.
The sad merchant then asked the 3rd wife, "I have loved you so much for all my life. Now that I'm dying, will you follow me and keep me company?" "No!" replied the 3rd wife. "Life is so good over here! I'm going to remarry when you die!" The merchant's heart sank and turned cold.
He then asked the 2nd wife, "I always turned to you for help and you've always helped me out. Now I need your help again. When I die, will you follow me and keep me company?" "I'm sorry, I can't help you out this time!" replied the 2nd wife. "At the very most, I can only send you to your grave." The answer came like a bolt of thunder and the merchant was devastated.
Then a voice called out: I'll leave with you. I'll follow you no matter where you go!!" The merchant looked up and there was his first wife. She was so skinny, almost like she suffered from malnutrition. Greatly grieved, the merchant said, "I should have taken much better care of you while I could have!"
Actually, we all have 4 wives in our lives...
The 4th wife is our body. No matter how much time and effort we lavish in making it look good, it'll leave us when we die.
Our 3rd wife is our possessions, status and wealth. When we die, they all go to others.
The 2nd wife is our family and friends. No matter how close they had been there for us when we're alive, the furthest they can stay by us is up to the grave.
The 1st wife is in fact our soul. Often neglected in our pursuit of material wealth and sensual pleasure. It is actually the only thing that follows us wherever we go. Perhaps it's a good idea to cultivate and strengthen it now rather than to wait until we're on our deathbed to lament.
Think about it.................

Orang pintar Vs Orang bodoh

1. Orang bodoh sulit dapat kerja, akhirnya dia bisnis. Agar bisnisnya berhasil, tentu dia harus rekrut orang Pintar. Walhasil Bosnya orang pintar adalah orang bodoh.

2. Orang bodoh sering melakukan kesalahan, maka dia rekrut orang pintar yang tidak pernah salah untuk memperbaiki yang salah. Walhasil orang bodoh memerintahkan orang pintar untuk keperluan orang bodoh.

3. Orang pintar belajar untuk mendapatkan ijazah untuk selanjutnya mendapatkan kerja. Orang bodoh berpikir secepatnya mendapatkan uang untuk membayari proposal yang diajukan orang pintar.

4. Orang bodoh tidak bisa membuat teks pidato, maka disuruh orang pintar untuk membuatnya.

5. Orang Bodoh kayaknya susah untuk lulus sekolah hukum (SH). oleh karena itu orang bodoh memerintahkan orang pintar untuk membuat undang-undangnya orang bodoh.

6. Orang bodoh biasanya jago cuap-cuap jual omongan, sementara itu orang pintar percaya. Tapi selanjutnya orang pintar menyesal karena telah mempercayai orang bodoh. Tapi toh saat itu orang bodoh sudah ada di atas.

7. Orang bodoh berpikir pendek untuk memutuskan sesuatu di dipikirkan panjang-panjang oleh orang pintar, walhasil orang orang pintar menjadi staffnya orang bodoh.

8. Saat bisnis orang bodoh mengalami kelesuan, dia PHK orang-orang pintar yang berkerja. Tapi orang-orang pintar DEMO, Walhasil orang-orang pintar "meratap-ratap" kepada orang bodoh agar tetap di berikan pekerjaan.

9. Tapi saat bisnis orang bodoh maju, orang pinter akan menghabiskan waktu untuk bekerja keras dengan hati senang, sementara orang bodoh menghabiskan waktu untuk bersenang-senang dengan keluarganya.

10. Mata orang bodoh selalu mencari apa yang bisa di jadikan duit. Mata orang pintar selalu mencari kolom lowongan perkerjaan.

11. Bill gate (micr*soft), Dell, Hendri (Ford), Thomas Alfa Edison, Liem Siu Liong (BCA group) adalah orang-orang Bodoh (tidak pernah dapat S1) yang kaya.
Ribuan orang-orang pintar bekerja untuk mereka. Dan puluhan ribu jiwa keluarga orang pintar bergantung pada orang bodoh.

PERTANYAAN:
1. Mending jadi orang pinter atau orang bodoh?
2. Pinteran mana antara orang pinter atau orang bodoh?
3. Mulia mana antara orang pinter atau orang bodoh?
4. Susah mana antara orang pinter atau orang bodoh?

KESIMPULAN:
1. Jangan lama-lama jadi orang pinter, lama-lama tidak sadar bahwa dirinya telah dibodohi oleh orang bodoh.
2. Jadilah Orang bodoh yang pinter dari pada jadi orang pinter yang bodoh.
3. Kata kunci nya adalah "resiko" dan "berusaha", karena orang bodoh perpikir pendek maka dia bilang resikonya kecil, selanjutnya dia berusaha agar resiko betul-betul kecil. Orang pinter perpikir panjang maka dia bilang resikonya besar untuk selanjutnya dia tidak akan berusaha mengambil resiko tersebut. Dan mengabdi pada orang bodoh.

Pencuri yang pintar

Seorang pencuri sedang diinterogasi oleh polisi

Polisi : Tadi malam kau masuk ke dalam sebuah rumah di pinggir kota ketika mau kabur. Lalu kau tertangkap polisi yang sedang berpatroli

Pencuri : ya (menjawab dengan lemas)

Polisi: Di sana ada tiga rumah, yang berbentuk sama dan juga memiliki strukur yang sama. Mengapa kau memilih rumah yang ketiga?

pencuri: Ya itu karna setiap mau mencuri aku selalu menyamar menjadi petugas pengirim barang ke tiap rumah yang ku jadikan sasaran. Begitu aku diperbolehkan masuk, aku mengamati seluruh isi rumah

Di ruma pertama ada begitu banyak bunga di sepanjang jalan masuk sampai di depan pintu . Jadi aku memutuskan utk tidak merampoknya

Polisi: Mengapa?

Pencuri : Pengalamanku mengatakan bahwa orang yang menyukai bunga cendrung sangat rajin dan jarang tidur. Menggali, menanam dan memberi pupuk membutuhkan banyak perhatian dan kerja keras.
Jadi aku mengalihkan perhatian ke rumah ke 2
Di rumah ke dua, aku memperhatikan ruang kerjanya. Dan aku menemukan banyak buku yang tersusun rapih di rak yang indah dan buku-buku itu sangat beragam jenisnya.

Jadi aku memutuskan untuk tidak merampoknya

Polisi : Mengapa?

Pencuri : Pengalamanku mengatakan bahwa orang yang rajin membaca buku cendrung berkepribadian tenang dan sistematik.
Mereka mengunci pintu dengan baik dan kesempatannya kecil bagi perampok seperti aku untuk mendobrak rumahnya

Polisi : jadi tinggal Rumah ke tiga yang bisa kau jadikan sasaran?

Pencuri : Bukan itu alasannya. Jika rumah yang ketiga sama dengan lainnya, maka aku memutuskan utk menyerah dan mencari sasaran rumah lainnya. Tetapi rumah ketiga berbeda. Ketika aku mengintip ke dalam rumah banyak sepatu berserakan tak tertata


PeNcuri : pengalamanku mengatakan kalo orang yang gak perduli mengatur sepatunya biasanya tidak perduli juga untuk mengkunci pintunya. Jika ada sepuluh pintu setidaknya ada satu pintu yang tidak terkunci.
Itulah sebabnya aku merampok rumah ketiga, sayangnya aku tidak beruntung

renungannya .. sebaiknya kita teratur dalam kehidupan sehari-hari dan tidak membuat orang berpikiran negatif tentang kepribadian kita. karna akan membuat banyak kemungkinan buruk dan berdampak negatif untuk diri kita sendiri.
Jika kita menata semua barang secara teratur dan rapih maka akan terlihat indah dan juga melatih disiplin kita.

Adakah yang mendoakan mu

Seorang pengusaha sukses jatuh di kamar mandi dan akhirnya stroke, sudah 7 malam dirawat di Rumah Sakit di ruang ICU. Disaat orang-orang terlelap dalam mimpi malam, dalam dunia Roh seorang Malaikat menghampiri si pengusaha yang terbaring tak berdaya.


Malaikat memulai pembicaraan, "kalau dalam waktu 24 jam ada 50 orang berdoa buat kesembuhanmu, maka kau akan hidup dan sebaliknya jika dalam 24 jam jumlah yang aku tetapkan belum terpenuhi, itu artinya kau akan meninggal dunia!
"Kalau hanya mencari 50 orang, itu mah gampang ... " kata si pengusaha ini dengan yakinnya.
Setelah itu Malaikat pun pergi dan berjanji akan datang 1 jam sebelum batas waktu yang sudah disepakati. Tepat pukul 23:00, Malaikat kembali merngunjunginya; dengan antusiasnya si pengusaha bertanya, "apakah besok pagi aku sudah pulih? pastilah banyak yang berdoa buat aku, jumlah karyawan yang aku punya lebih dari 2000 orang, jadi kalau hanya mencari 50 orang yang berdoa pasti bukan persoalan yang sulit".

Dengan lembut si Malaikat berkata, "anakku, aku sudah berkeliling mencari suara hati yang berdoa buatmu tapi sampai saat ini baru 3 orang yang berdoa buatmu, sementara waktu mu tinggal 60 menit lagi, rasanya mustahil kalau dalam waktu dekat ini ada 50 orang yang berdoa buat kesembuhanmu".

Tanpa menunggu reaksi dari si pengusaha, si Malaikat menunjukkan layer besar berupa TV siapa 3 orang yang berdoa buat kesembuhannya.

Di layar itu terlihat wajah duka dari sang istri, di sebelahnya ada 2 orang anak kecil, putra putrinya yang berdoa dengan khusuk dan tampak ada tetesan air mata di pipi mereka".

Kata Malaikat, "aku akan memberitahukanmu, kenapa Tuhan rindu memberikanmu kesempatan kedua? itu karena doa istrimu yang tidak putus-putus berharap akan kesembuhanmu" Kembali terlihat dimana si istri sedang berdoa jam 2:00 subuh, " Tuhan, aku tau kalau selama hidupnya suamiku bukanlah suami atau ayah yang baik!

Aku tau dia sudah mengkhianati pernikahan kami, aku tau dia tidak jujur dalam bisnisnya, dan kalaupun dia memberikan sumbangan, itu hanya untuk popularitas saja untuk menutupi perbuatannya yang tidak benar dihadapanMu, tapi Tuhan, ...tolong pandang anak-anak yang telah Engkau titipkan pada kami, mereka masih membutuhkan seorang ayah dan hamba tidak mampu membesarkan mereka seorang diri."

dan setelah itu istrinya berhenti berkata-kata tapi air matanya semakin deras mengalir di pipinya yang kelihatan tirus karena kurang istirahat".

Melihat peristiwa itu, tampa terasa, air mata mengalir di pipi pengusaha ini. Timbul penyesalan bahwa selama ini dia bukanlah suami yang baik dan ayah yang menjadi contoh bagi anak-anaknya, dan malam ini dia baru menyadari betapa besar cinta istri dan anak-anak padanya.

Waktu terus bergulir, waktu yang dia miliki hanya 10 menit lagi, melihat waktu yang makin sempit semakin menangislah si pengusaha ini, penyesalan yang luar biasa tapi waktunya sudah terlambat ! tidak mungkin dalam waktu 10 menit ada yang berdoa 47 orang ! Dengan setengah bergumam dia bertanya, "apakah diantara karyawanku, kerabatku, teman bisnisku, teman organisasiku tidak ada yang berdoa buatku?"
Jawab si Malaikat, " ada beberapa yang berdoa buatmu tapi mereka tidak tulus, bahkan ada yang mensyukuri penyakit yang kau derita saat ini, itu semua karena selama ini kamu arogan, egois dan bukanlah atasan yang baik, bahkan kau tega memecat karyawan yang tidak bersalah".

Si pengusaha tertunduk lemah, dan pasrah kalau malam ini adalah malam yang terakhir buat dia, tapi dia minta waktu sesaat untuk melihat anak dan si istri yang setia menjaganya sepanjang malam.

Air matanya tambah deras, ketika melihat anaknya yang sulung tertidur di kursi rumah sakit dan si istri yang kelihatan lelah juga tertidur di kursi sambil memangku si bungsu.

Ketika waktu menunjukkan pukul 24:00, tiba-tiba si Malaikat berkata, "anakku, Tuhan melihat air matamu dan penyesalanmu!!

kau tidak jadi meninggal, karena ada 47 orang yang berdoa buatmu tepat jam 24:00". Dengan terheran-heran dan tidak percaya, si pengusaha bertanya siapakah yang 47 orang itu. Sambil tersenyum si Malaikat menunjukkan suatu tempat yang pernah dia kunjungi bulan lalu.

Bukankah itu Panti Asuhan ? kata si pengusaha pelan.

Benar anakku, kau pernah memberi bantuan bagi mereka beberapa bulan yang lalu, walau aku tau tujuanmu saat itu hanya untuk mencari popularitas saja dan untuk menarik perhatian pemerintah dan investor luar negeri.

Tadi pagi, salah seorang anak panti asuhan tersebut membaca di koran kalau seorang pengusaha terkena stroke dan sudah 7 hari di ICU, setelah melihat gambar di koran dan yakin kalau pria yang sedang koma adalah kamu, pria yang pernah menolong mereka dan akhirnya anak-anak panti asuhan sepakat berdoa buat kesembuhanmu.


Doa sangat besar kuasanya, tak jarang kita malas, tidak punya waktu, tidak terbeban untuk berdoa bagi orang lain. Ketika kita mengingat seorang sahabat lama / keluarga, kita pikir itu hanya kebetulan saja padahal seharusnya kita berdoa bagi dia, mungkin saja pada saat kita mengingatnya dia dalam keadaan butuh dukungan doa dari orang-orang yang mengasihi dia.

Disaat kita berdoa bagi orang lain, kita akan mendapatkan kekuatan baru dan kita bisa melihat kemuliaan Tuhan dari peristiwa yang terjadi. Hindarilah perbuatan menyakiti orang lain... sebaliknya perbanyaklah berdoa buat orang lain.